Minggu, 09 Oktober 2011

12. CU... Apa tuh???


CU (CONTROL UNIT)
Control Unit (CU) adalah salah satu bagian dari CPUyang bertugas untuk memberikan arahan/kendali/ kontrol terhadap operasi yang dilakukan di bagian Arithmetic Logic Unit (ALU) di dalam CPU tersebut. Output dari CU ini akan mengatur aktivitas dari bagian lainnya dari perangkat CPU tersebut.


CU sudah pasti terdapat dalam semua CPU. CPU bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya. termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, maka unit kendali akan mengirim instruksi tersebut ke ALU. Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output. Dengan demikian tugas dari unit kendali ini adalah:
1. Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
2. Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
3. Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
4. Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja ALU.
5. Menyimpan hasil proses ke memori utama.





Selasa, 04 Oktober 2011

11. Ayoo Apa Aja Generasi Komputer Itu??? Baca Sekarang....

Generasi Komputer

Generasi pertama dari komputer, ditandai dengan diketemukannya tabung hampa udara sebagai alat penguat sinyal. Generasi ini kemudian diganti dengan generasi transistor, dan akhirnya timbul generasi ketiga dengan munculnya IC-Chip. Kini banyak diperdebatkan, apakah Microprocessor yang merupakan pengembangan dan peningkatan kemampuan dari IC-Chip bisa dikatakan sebagai pelopor generasi ke-empat, ataukah masih tetap pada generasi ketiga.

Alasan yang mendukung adalah kemampuan dari Microprocessor jauh diatas IC-Chip, sedang yang menolak mengatakan, bahwa konsep dasar Microprocessor masih sama dan itu hanya merupakan peningkatan dari kemampuan dari IC-Chip belaka. Dengan demikian, pada saat ini ada yang berpendapat bahwa kita sudah memasuki komputer generasi ke-empat dan bahkan kelima, tetapi ada juga yang masih berpendapat bahwa kita belum beranjak dari generasi ketiga.

  1. Era Tabung Hampa


Tabung hampa udara sebagai penguat sinyal, merupakan ciri khas komputer generasi pertama. Pada awalnya, tabung hampa udara (vacum-tube) digunakan sebagai komponen penguat sinyal. Bahan bakunya terdiri dari kaca, sehingga banyak memiliki kelemahan, seperti: mudah pecah, dan mudah menyalurkan panas. Panas ini perlu dinetralisir oleh komponen lain yang berfungsi sebagai pendingin.



Dan dengan adanya komponen tambahan, akhirnya komputer yang ada menjadi besar, berat dan mahal. Pada tahun 1946, komputer elektronik didunia yang pertama yakni ENIAC sesai dibuat. Pada komputer tersebut terdapat 18.800 tabung hampa udara dan berbobot 30 ton. begitu besar ukurannya, sampai-sampai memerlukan suatu ruangan kelas tersendiri.



Pada gambar nampak komputer ENIAC, yang merupakan komputer elektronik pertama didunia yang mempunyai bobot seberat 30 ton, panjang 30 M dan tinggi 2.4 M dan membutuhkan daya listrik 174 kilowatts.






    2. Era Transistor


Transistor merupakan ciri khas komputer generasi kedua. Bahan bakunya terdiri atas tiga lapis, yaitu: "basic", "collector" dan "emmiter". Transistor merupakan singkatan dari Transfer Resistor, yang berarti dengan mempengaruhi daya tahan antara dua dari tiga lapisan, maka daya (resistor) yang ada pada lapisan berikutnya dapat pula dipengaruhi.




Dengan demikian, fungsi transistor adalah sebagai penguat sinyal. Sebagai komponen padat, tansistor mempunyai banyak keunggulan seperti misalnya: tidak mudah pecah, tidak menyalurkan panas. dan dengan demikian, komputer yang ada menjadi lebih kecil dan lebih murah,





Pada tahun 1960-an, IBM memperkenalkan komputer komersial yang memanfaatkan transistor dan digunakan secara luas mulai beredar dipasaran. Komputer IBM- 7090 buatan Amerika Serikat merupakan salah satu komputer komersial yang memanfaatkan transistor.





Komputer ini dirancang untuk menyelesaikan segala macam pekerjaan baik yang bersifat ilmiah ataupun komersial. Karena kecepatan dan kemampuan yang dimilikinya, menyebabkan IBM 7090 menjadi sangat popular. Komputer generasi kedua lainnya adalah: IBM Serie 1400, NCR Serie 304, MARK IV dan Honeywell Model 800.


      3. Era IC


Konsep semakin kecil dan semakin murah dari transistor, akhirnya memacu orang untuk terus melakukan pelbagai penelitian. Ribuan transistor akhirnya berhasil digabung dalam satu bentuk yang sangat kecil. Secuil silicium yag mempunyai ukuran beberapa milimeter berhasil diciptakan, dan inilah yang disebut sebagai Integrated Circuit atau IC-Chip yang merupakan ciri khas komputer generasi ketiga.




Cincin magnetic tersebut dapat di-magnetisasi secara satu arah ataupun berlawanan, dan akhirnya men-sinyalkan kondisi "ON" ataupun "OFF" yang kemudian diterjemahkan menjadi konsep 0 dan 1 dalam system bilangan biner yang sangat dibutuhkan oleh komputer. Pada setiap bidang memory terdapat 924 cincin magnetic yang masing-masing mewakili satu bit informasi. Jutaan bit informasi saat ini berada didalam satu chip tunggal dengan bentuk yang sangat kecil.

 



IBM S-360 merupakan komputer pertama yang menggunakan IC dan diperkenalkan pada tahun 1964 seperti nampak pada gambar disebelah.






Komputer yang digunakan untuk otomatisasi pertama dikenalkan pada tahun 1968 oleh PDC 808, yang memiliki 4 KB (kilo-Byte) memory dan 8 bit untuk core memory seperti yang nampak pada gambar.




       4. Era Microprocessor

Microprocessor merupakan chiri khas komputer generasi ke-empat yang merupakan pemadatan ribuan IC kedalam sebuah Chip. Karena bentuk yang semakin kecil dan kemampuan yang semakin meningkat meningkat dan harga yang ditawarkan juga semakin murah. Microprocessor merupakan awal kelahiran komputer personal. Pada tahun 1971, Intel Corp kemudian mengembangkan microprocessor pertama serie 4004.






Contoh generasi ini adalah Apple I Computer yang dikembangkan oleh Steve Wozniak dan Steve Jobs dengan cara memasukkan microprocessor pada circuit board komputer. Disamping itu, kemudian muncul TRS Model 80 dengan processor jenis Motorola 68000 dan Zilog Z-80 menggunakan 64Kb RAM standard.




Komputer Apple II-e yang menggunakan processor jenis 6502R serta Ram sebesar 64 Kb seperti halnya pada gambar disebelah, juga merupakan salah satu komputer PC sangat popular pada masa itu. Operating Sistem yang digunakan adalah: CP/M 8 Bit. Komputer ini sangat populer pada awal tahun 80-an.

10. LCD vs. LED....

APA ITU LCD?

LCD (Liquid Crystal Display) adalah display panel layar datar, tampilan video yang menggunakan sifat modulasi cahaya kristal cair (LC). LC tidak memancarkan cahaya secara langsung.
LCD lebih tipis dan hemat energi serta menawarkan pembuangan lebih aman daripada layar CRT (Cathode Ray Tube) atau layar cembung. Konsumsi daya listrik yang rendah, memungkinkannya untuk digunakan dalam baterai bertenaga peralatan elektronik. LCD digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk monitor komputer, televisi, panel instrumen, dll. LCD juga umum digunakan dalam perangkat konsumen, seperti pemutar video, perangkat game, jam, jam tangan, kalkulator dan telepon.

APA ITU LED?


LED (Light Emiting Dioda) adalah komponen yang dapat mengeluarkan emisi cahaya, sehingga lebih hemat energi dan lebih jernih. LED merupakan temuan teknologi baru. LED dibuat agar lebih efisien jika mengeluarkan cahaya. Untuk mendapatkan emisi cahaya pada semi konduktor, doping yang dipakai adalah galium, arsenic dan phosporus. Jenis doping yang berbeda menghasilkan warna cahaya yang berbeda pula. Pada saat ini warna-warna LED yang banyak adalah warna merah, kuning dan hijau. LED berwarna biru sangat langka.
Pada dasarnya semua warna bisa dihasilkan, namun akan menjadi sangat mahal dan tidak efisien. Dalam memilih LED selain warna, perlu diperhatikan tegangan kerja, arus maksimum dan disipasi daya-nya. Rumah (chasing) LED dan bentuknya juga bermacam-macam, ada yang persegi empat, bulat dan lonjong.   

9. Apa sih PLOTTER....???

PLOTTER
  • Plotter adalah printer grafis yang menggambar dengan menggunakan pena-pena tinta. Plotter juga merupakan perangkat output pertama yang mampu mencetak gambar sebesar gambar arsitektur dan engineering.
  • Adapun pengertian lain plotter adalah sebuah mesin yang secara otomatis akan menggambar grafik berdasarkan data yang dimasukkan.
  • Kemudian ada plotter auto yaitu sebuah mesin yang secara otomatis akan menggambar grafik berdasarkan data yang dimasukkan. 
MACAM-MACAM PLOTTER
  1. Plotter Gerber Infinity



2. Plotter Mechano


3. Plotter Final


8. ROM vs. RAM... Mau Tau???

PENGERTIAN ROM & RAM

  • RAM (Random Acess Memory), sering disebut dengan memory, tergantung pada aliran listrik.
  • ROM (Read Only Memory), hanya untuk di pilih (tidak di isi), build in dari vendor Motherboard
Lanjut…..
ROM hanya dapat membaca data yang ada didalamnya dan tidak dapat merubah apapun data pada ROM. ROM biasanya berisi
BIOS (Basic Input Output System), yang bertugas untuk mengontrol pertukaran data dari microprocessor ke komponen lain  seperti keyboard, monitor, printer dan lainnya. BIOS juga berguna untuk self-diagnostik, atau memeriksa kondisi pada BIOS itu sendiri. Didalam ROM data tidak akan hilang meskipun listrik padam.
RAM berguna untuk menyimpan file dan data dari pengguna komputer dalam bentuk pulsa-pulsa elektrisity, jadi data di RAM tergantung ada tidaknya aliran listrik. Isi RAM bisa dihapus oleh pengguna komputer, isi ROM tidak bisa. Secara kasat mata, bentuk RAM  mirip sebuah chip yang sangat kecil, yang sampai sekarang dapat menyimpan data 8 MB hingga 32 GB. Jika pemilik komputer ingin menambah kapasitas dan kinerja RAM, pemilik tinggal menambahkanya pada tempat yang telah ada.


APA PERBEDAANNYA?

1. ROM tidak dapat diisi atau ditulisi data sewaktu-waktu seperti RAM. Pengisian atau penulisan data, informasi, ataupun program pada ROM memerlukan proses khusus yang tidak semudah dan se-fleksibel cara penulisan pada RAM. Biasanya, data atau program yang tertulis pada ROM diisi oleh pabrik yang membuatnya. Umumnya ROM digunakan untuk menyimpan firmware, yaitu perangkat lunak yang berhubungan dengan perangkat keras. Contoh ROM semacam ini adalah ROM BIOS. ROM BIOS berisi program dasar sistem komputer yang berfungsi untuk mengatur dan menyiapkan semua peralatan atau komponen yang ada atau yang terpasang pada komputer saat komputer ‘dinyalakan/dihidupkan’.

2. Informasi/data/program yang tertulis pada ROM (isi ROM) bersifat permanen dan tidak mudah hilang dan tidak mudah berubah walaupun komputer ‘dimatikan’ atau dalam keadaan mati (off). Sedangkan pada RAM, semua isinya (baik berupa data, program atau informasi) akan hilang dengan sendirinya jika komputer ‘dimatikan’ (dalam keadaan off).

3. ROM dapat menyimpan data tanpa membutuhkan daya. Itulah sebabnya data dalam ROM tidak akan hilang walaupun komputer mati. Sedangkan RAM membutuhkan daya agar dapat menyimpan data, jika RAM tidak mendapatkan daya, dengan sendirinya tidak akan dapat menyimpan data. Hal inilah yang menyebabkan data yang terdapat dalam RAM secara otomatis akan hilang bila komputer mati (off).
4. ROM modern sering ditemukan dalam bentuk IC (Integrated Circuit), sama seperti RAM yag wujudnya kebanyakan juga berupa IC. Teks atau kode yang tertulis pada kedua jenis IC ini berbeda. IC ROM biasanya memiliki kode tulisan (teks) 27xxx. Angka 27 menunjukkan kode untuk ROM, sedangkan xxx menjunjukkan kapasitas ROM dalan satuan kilo bit.

Senin, 03 Oktober 2011

7. Mau Tau Perbedaanya AMD & Intel? yuuk baca bareng''... :)

PERBEDAAN ANTARA AMD & INTEL

Perbedaan tersebut ada dalam beberapa bidang:
  1. Arsitektur. Baik Intel maupun AMD memakai pandangan yang berbeda terhadap prosesor, yakni dari arsitektur prosesor itu sendiri. Dalam hali ini, tidak ada yang bisa dikatakan lebih unggul atau tidak. AMD mengintegrasikan memory controller ke dalam prosesornya, sehingga jalur data antara prosesor dengan chipset jadi lebih singkat. Intel tidak mengintegrasikan memory controller ini ke dalam prosesornya (meskipun sekarang pandangan itu sudah dirubah dengan kehadiran Core i7 / Codename Nihalem) dan lebih berfokus pada penanaman memori internal pada prosesor.
  2. Daily Use. Klo denger kata-kata orang, AMD itu lebih ditujukan untuk gaming, sedangkan intel ditujukan ke aplikasi berat. Pandangan ini hampir benar, dikarenakan dalam hal gaming tidak dibutuhkan memori prosesor yang besar (sering disebut L2 Cache) tetapi transfer data yang cepat (sekarang sudah diambil alih oleh GPU). Intel jauh  lebih menyenangkan dipaksa bermain dengan banyak aplikasi karena memori internalnya yang besar dibanding prosesor sekelas AMD.
  3. Frekuensi dan Chipset. Kedua hal ini memiliki kaitan satu sama lain. Tapi yang perlu ditekankan, jangan samakan antara frekuensi AMD dan Intel. Sebagai contoh, prosesor AMD Sempron 3000+ 1,8 GHz  dengan Intel Pentium 41,8 GHz, bukan berarti memiliki kecepatan yang sama, sudah ditekankan karna AMD mengintegrasikan Hypertransport kedalam prosesornya, sehingga proses transfer data menjadi lebih cepat. Bagi frekuensi Intel yang kecil, hal ini bukan jadi kendala besar buat Intel. Karena, dengan pengalaman banyak sebagai produsen chipset bagus di platform motherboard Intel, maka R&D (research and development) untuk chipset intel berkembang dengan pesat terutama dalam hal overclockingnya. Makanya jangan heran kalau prosesor Intel dapat ditarik hingga mencapai clock speed   4 GHz lebih hanya dengan menggunakan air cooling bahkan stock cooling, sedangkan AMD sudah boyo  untuk dipaksa lari di 4GHz walaupun menggunakan dice / phase cooling
  4. Grafis onboard. Untuk hal ini AMD lebih juara. Karena motherboard-motherboard dengan platform AMD banyak memakai chipset dengan grafis terintegrasi dari nVidia maupun ATI Radeon yang sudah sangat memadai dalam hal grafisnya., berbanding terbalik dengan intel.
  5. Overheating. AMD lebih cepat panas karna dengan clock speed yang besar, panas yang dihasilkan juga besar. Demikian halnya dengan cooling dari AMD yang cukup besar dengan bentuk persegi dan kipas yang airflow per secondnya kecil, tentu saja lebih cepat panas. Sebenarnya berkaitan sedikit dengan ilmu fisika, semakin besar suatu media, maka perambatan panasnya juga semakin lama, sehingga panas dari prosesor yang akan dibuang oleh kipas melalui heatsink akan jauh lebih lama dibandingkan heatsink fan yang kecil. (sekarang, cooling intel makin tipis aja kan ukurannya?).     

Minggu, 02 Oktober 2011

6. Apasih Barcode Ituu???








BARCODE
Barcode adalah susunan garis cetak vertikal hitam putih dengan lebar berbeda untuk menyimpan data-data spesifik seperti kode produksi, nomor identitas dll,sehingga sistem komputer dapat mengidentifikasi dengan mudah, informasi yang dikodekan dalam barcode.


Dewasa ini barcode dapat dijumpai dimana-mana. Coba ambillah sebuah produk di supermarket terdekat, dan periksa apakah banyak garis hitam vertikal yang saling berdekatan. Itulah yang disebut barcode. Di dalam barcode tersebut terdapat informasi (umumnya berupa angka). Angka tersebut juga biasanya tercantum dibawah barcode tersebut.


Mungkin anda bertanya, kalau sudah ada kode angka, mengapa masih diperlukan barcode? jawabannya adalah bagi alat ?(komputer) lebih mudah membaca sesuatu yang bersifat digital daripada angka yang bersifat analog. Kode barcode dengan warna contrast (biasanya hitam diatas putih) sangat mudah dikenali oleh sensor optik CCD atau laser yang ada pada alat pemindah, untuk kemudian diterjemahkan oleh komputer menjadi angka.

Ada beberapa standarisasi jenis barcode. Berikut ini adalah barcode yang sering digunakan:
  • Code 39, sebagai simbolik yang paling populer didunia barcode non-retail, dengan variabel digit yang panjang. Namun pada saat ini code 39 makin sedikit dipergunakan dan digantikan dengan Code 128 yang lebih mudah dibaca.
  • Universal Product Code (UPC)-A, terdiri dari 12 digit, yaitu 11 digit data, 1 check digit: untuk kebutuhan industri retail.
  • UPC-E, terdiri dari 7 digit yaitu 6 digit data, 1 check digit: untuk bisnis retail skala kecil.
  • European Articles Numbering (EAN)-8, 2 digit kode negara,5 digit data, 1 check digit.
  • EAN-13 atau UPC-A Versi Eropa, terdiri dari 13 digit, yaitu 12 digit data, 1 check digit.
Tipe bercode yang banyak di Indonesia adalah EAN 13, yaitu kode bercode dengan 13 digit. Dimana 3 kode awalnya merupakan kode Negara Indonesia (899). Kemudian empat angka berikutnya menunjukkan kode perusahaan. Selamjutnya lima angka secara berturut-turut merupakan kode produk dan angka terakhir berupa validasi atau check digit.

Sejarah Barcode
Pada tahun 1932, Wallace Flint membuat sistem pemeriksaan barang di perusahan retail. Awalnya, teknologi barcode dikendalikan oleh perusahaan retail, lalu diikuti oleh perusahaan industri. Lalu pada tahun 1948, pemilik toko makanan lokal meminta Drexel Institute of Technology di Philadelphia untuk membuat sistem pembacaan informasi produk selama checkout secara otomatis.
Kemudian Bernard Silver, dan Norman Joseph Woodland, lulusan Drexel, bergabung untuk mencari solusi.
Woodland mengusulkan tinta yang sensitif terhadap sinar ultraviolet. Prototype ditolak karena tidak stabil dan mahal. Tanggal 20 oktober 1949 Woodland dan Silver berhasil membuat prototipe yang lebih baik.
Akhirnya pada tangaal 7 oktober 1952, mereka mendapat hak paten dari hasil penelitian mereka, 1966 : Pertama kalinya barcode dipakai secara komersial adalah pada tahun 1970, ketika Logicon Inc. membuat Universal Grocery Products Identification Standard (UGPIC).
Perusahaan pertama yang memproduksi perlengkapan barcode untuk perdagangan retail adalah Monach Marking. Pemakaian di dunia industri pertama kali oleh Plessey Telecomunications. Pada tahun 1972, Toko Korger di Cincinnati mulai mengguanakan bulls'-eye code. Selain itu sebuah komite dibentuk dalam grocery, industri untuk memilih kode standar yang akan digunakan di industri.
Pada tanggal 3 april 1973 : Komite memilih simbol UPC (Uniform Product Code) sebagai standar industry.
Kenapa pake Barcode?
Menggunakan sistem barcode yang benar tentunya akan sangat menguntungkan perusahaan. Apa saja manfaatnya?
Akurasi
Barkoding ini bisa meningkatkan akurasi dengan mengurangi kesalahan manusia dari pemasukan data secara manual atau item yang salah baca atau salah label.
Kemudahan pemakaian
Barcode mudah digunakan. Dengan hardware dan software yang tepat bisa memaksimalkan proses otomatisasi pengumpulan data. Tentunya akan lebih mudah membuat inventarisasi akurat dengan sistem barcode, daripada secara manual.
Keseragaman Pengumpulan Data
Beragam standar pemenuhan dan simbologi barcode yang terstandarisasi, menjamin informasi di terima dan disampaikan dengan cara yang benar sehingga bisa diterima di pahami secara umum.
Feedback yang tepat waktu
Barcode menawarkan feedback yang tepat waktu. Begitu muncul, data bisa diterima dengan cepat, dan memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat berdasarkan informasi terbaru.
Meningkatan produktifitas
Barcode membuat aktifitas operasional dalam bisnis menjadi lebih singkat. Bayangkan betapa lamanya, ketika kasir anda harus memasukkan harga barang secara manual?
Meningkatkan Profit
Peningkatan efisiensi yang diberikan barcode memungkinkan perusahaan menghemat biaya dan yang terpenting meningkatkan profit bisnisnya.